Dewasa ini, pembangunan di dunia global semakin meningkat. Namun, kebanyakan orang hanya memperhatikan nilai estetikanya saja, tanpa memperhatikan seberapa lama ketahanan suatu infrastruktur tersebut jika dikenakan beban, terjadi goncangan, dan terpengaruh cuaca. Dalam dunia teknik sipil sendiri, ilmu geoteknik merupakan langkah awal terbentuknya suatu infrastruktur. Tanpa ilmu geoteknik mustahil suatu infrastruktur dapat berdiri dengan kokoh, karena ilmu geoteknik merupakan cabang dari ilmu teknik sipil yang mempelajari ilmu tanah dimana didalam ilmu ini akan dikupas tentang kemampuan tanah menahan beban, sehingga pembangunan infrastruktur dapat direncanakan sebaik mungkin agar dapat berdiri kuat dan kokoh sesuai dengan umur yang telah direncanakan sebelumnya.

Ilmu geoteknik ini terbagi lagi dalam beberapa pemahaman. Mekanika tanah merupakan pemahaman yang paling mendasar. Ilmu ini mempelajari tentang sifat-sifat tanah, ketahanan tanah dan juga yang lainnya. Pemahaman yang tak kalah penting adalah Rekayasa Pondasi. Ilmu ini di pelajari karena didalamnya terdapat bagaimana cara pembuatan pondasi yang kokoh, dan tahan terhadap semua beban bahkan goncangan. Yang mana pada dasarnya pembuatan pondasi harus kuat, tahan lama  dan yang paling penting adalah ekonomis.

 

ILMU GEOTEKNIK

Pengertian

            Di dalam dunia teknik sipil ini, ilmu geoteknik merupakan hal pokok yang sangat krusial dalam pembangunan suatu infrastruktur. Tanpa ilmu ini, dapat dipastikan bahwa suatu infrastruktur tidak dapat berdiri dengan kokoh, karena geoteknik merupakan cabang ilmu teknik sipil yang mempelajari ilmu tanah dimana didalam ilmu ini akan dipelajari kemampuan tanah menahan beban yang ada diatasnya, sehingga pembangunan infrastruktur dapat direncanakan sebaik mungkin agar dapat berdiri kokoh sesuai umur rencana. Pada dasarnya ilmu ini merupakan ilmu yang tua yang implementasinya berjalan bersamaan dengan tingkat peradaban manusia, mulai dari pembangunan di jaman sebelum masehi seperti pembangunan pyramid dan percandian hingga jaman yang modern seperti yang sekarang ini dengan adanya pembangunan gedung-gedung pencakar langit (Agustian, 2012).

 Pada dasarnya, geoteknik adalah suatu alat dalam perencanaan atau design sebuah bangunan. Data geoteknik sendiri harus digunakan secara benar dan sangat teliti dengan asumsi serta batasan yang sudah ada dan dipergunakan untuk dapat mencapai hasil yang kita inginkan (Wijaya, 2012). Seseorang yang ahli dalam ilmu geoteknik biasa disebut Engineer Geotek. Pekerjaan penting yang harus dilakukan oleh seorang engineer geotek yaitu memberikan panduan-panduan mengenai potensi geoteknik yang akan terjadi bila dilakukan secara asal-asalan kepada pihak terkait. Salah satu akibat dari ketidak hati-hatian dalam penggunaan asumsi dan batasan yang telah ada adalah Menara Pizza di Italia yang disebabkan karena kurangnya kekuatan dukung tanah terhadap menara tersebut (Agustian, 2012).Secara keilmuan, bidang teknik sipil ini mempelajari lebih mendalam ilmu Mekanika Tanah, Rekayasa pondasi, dan Struktur bawah Tanah.

Beberapa contoh akibat salah perhitungan

Robohnya gedung akibat pondasi tidak sesuai spesifikasi

Bangunan roboh karena pondasi yang tidak kuat menahan beban

MEKANIKA TANAH

Pengertian

            Mekanika tanah adalah bagian dari geoteknik yang merupakan salah satu cabang dari ilmu teknik sipil. Mekanika tanah adalah cabang dari ilmu teknik dimana mekanika tanah khusus mempelajari tentang perilaku tanah serta sifat yang diakibatkan oleh tegangan dan regangan yang disebabkan oleh gaya - gaya yang bekerja pada tanah itu sendiri. Ini berkaitan dengan struktur tanah serta bahan yang terdapat pada tanah tersebut. Karena pada dasarnya tanah berasal dari bebatuan yang lapuk (badrudin, 2013). Istilah mekanika tanah diberikan oleh Karl von Terzaghi pada tahun 1925 melalui bukunya “Erdbaumechanik auf bodenphysikalicher Grundlage” (Mekanika Tanah berdasar pada Sifat-Sifat Dasar Fisik Tanah), yang membahas tentang prinsip-prinsip dasar dari ilmu mekanika tanah modern, dan menjadi dasar studi-studi lanjutan ilmu ini, sehingga Terzaghi disebut sebagai “Bapak Mekanika Tanah” (Agustian,2012).

Ilmu ini sangat berhubungan erat dengan pekerjaan teknik, seperti halnya pekerjaan perkerasan jalan raya, perencanaan pembuatan pondasi, perencanaan pembangunan bawah tanah (gorong - gorong, terowongan, dan lain-lain), sampai pada perencanaan pembangunan penahan longsor. Hal-hal yang menjadi pokok perhatian dalam ilmu mekanika tanah adalah kadar air, angka pori, porositas, serta derajat kejenuhan. Karakteristik tanah juga merupakan poin terpenting dalam mekanika tanah (Miniaha, 2013).

Agar suatu infrastruktur tersebut dapat berfungsi secara sempurna, maka seorang sarjana teknik harus bisa membuat perkiraan dan pendugaan yang tepat tentang kondisi tanah dilapangan. Oleh karena itu, sangat penting bagi sarjana teknik sendiri untuk ahli dalam berfikir menggunakan logika.

 

Peran dalam Pembangunan

Dalam dunia teknik sipil, tanah merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah pembangunan infrastruktur. Hal ini disebabkan karena tanah merupakan tumpuan dari bangunan tersebut, semakin kuat tanah, maka umur bangunan tersebut otomatis akan sedikit lebih lama (jika kekuatan bangunan dipengaruhi oleh tanah). Dalam dunia tenik sipil sendiri, ilmu mekanika tanah digunakan pada berbagai pekerjaan penting seperti pekerjaan perkerasan jalan raya, pekerjaan galian dan timbunan tanah, perencanaan pondasi gedung, perencanaa bangunan dibawah tanah misalnya terowongan, perencanaan galian tanah, perencanaan bendungan, perencanaan bangunan penahan tanah longsor, dan pekerjaan pondasi bangunan seprti gedung bertingkat tinggi (ahadi,-).

Dalam kajian mekanika tanah ini, hal yang paling penting dari tanah adalah Sifat Tanah. Sifat tanah ini meliputi profil tanah, warna tanah, teksture tanah, struktur tanah, porositas tanah serta konsistensi tanah.

 

 

 

REKAYASA PONDASI

Pengertian

            Rekayasa pondasi merupakan sebuah cabang dari ilmu geoteknik yang membahas tentang pondasi baik struktur, bentuk dan lainnya. Sebuah bangunan tidak dapat begitu saja didirikan langsung di atas permukaan tanah, oleh karena itu diperlukan pondasi. Pondasi merupakan suatu bagian dari kontruksi bangunan yang berfungsi untuk menempatkan bangunan dan meneruskan beban yang disalurkan dari struktur atas ke tanah dasar pondasi yang cukup kuat menahannya tanpa terjadinya diferential pada system strukturnya (Azwaruddin, 2008).

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan tipe pondasi adalah keadaan tanah pondasi, batasan-batasan akibat kontruksi diatasnya, keadaan daerah sekitar lokasi, waktu dan biaya pekerjaan serta serta kokoh, kaku dan kuat pondasi tersebut (Azwaruddin, 2008). Kriteria pondasi yang harus dipenuhi dalam perencanaan suatu pondasi yaitu pondasi harus ditempatkan dengan tepat, sehingga tidak longsor akibat pengaruh luar, dan juga pondasi harus aman dari kelongsoran daya dukung, serta pondasi harus aman dari penurunan yang berlebihan

 

Peran dalam Pembangunan

            Secara umum bangunan sipil meliputi dua bagian utama yaitu struktur bagian atas dan srtuktur bagian bawah. Struktur yang berada di  bagian bawah yaitu pondasi yang berinteraksi dengan tanah dan akan memberikan keamanan bagi struktur atas. Struktur bawah sebagai pondasi juga secara umum dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam.