Dalam uji coba perusahaan bernama Obayashi  akan menciptakan simulasi perpindahan di luar angkasa. Untuk melakukannya, akan dua satelit mini yang dliuncurkan ke International Space Station (ISS).

Dua satelit ini nantinya akan dilepas dari ISS pada 11 September 2018.

Usai dilepas dari ISS, akan ada kontainer kecil bermotor yang dapat bergerak bolak-balik.

Dua satelit kecil ini akan saling ditambatkan dengan kabel baja sepanjang 10 meter sebagai simulasi pergerakan di luar angkasa. Menurut perusahaan, ini kali pertama uji pergerakan lift dilakukan di luar angkasa.

Perpindahan kontainer bermotor ini akan dipantau melalui kamera yang ada di satelit. Meski baru sebatas uji coba, langkah awal tersebut dianggap penting sebagai bagian dari mimpi untuk membangun sebuah lift luar angkasa.

Sekadar informasi, uji coba dilakukan oleh sejumlah peneliti dari Universitas Shizouka. Adapun ide pembuatan lift luar angkasa ini dicetuskan oleh Obayashi pada 2014. 

Rencananya, lift ini ditargetkan dapat beroperasi pada 2050. Lift akan dibangun dengan panjang 960 ribu kilometer agar bisa mencapai luar Bumi.

Perusahaan tersebut menyebut akan memanfaatkan teknologi karbon nanotube yang 20 kali lebih kuat dari baja. Menurut perkiraan, waktu tempuh dari Bumi ke luar angkasa dengan lift ini sekitar tujuh hari.